Permasalahan Post date
Permasalahan Perizinan Pembangunan PLTA Poring sebesar 30 Megawatt PT Hidro Aek Poring

PT Hidro Aek Poring (HAP), adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik tenaga air, saat ini melalui induk Perusahaan PT Jaya Dinamika Geohidroenergi (JDG), memiliki dan mengoperasikan 4 (empat) Pembangkit Tenaga Minihidro (PLTM), dengan total kapasitas 19 megawatt, berlokasi di Cianten, Kabupaten Bogor

PT HAP berencana membangun Proyek PLTA kapasitas 30 MW berlokasi di Sungai Aek Poring, Desa Siantar Naipospos, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara. Saat ini menghadapi kendala perizinan di daerah oleh karena Bupati menolak permohonan izin lokasi dari kami dan kemudian menerbitkan dua izin lokasi PLTM, yang akhirnya menjadi tumpang tindih dengan lokasi yang semula diberikan izinnya kepada kami untuk membangun PLTA Poring. Kedua perusahaan tersebut adalah PT Anugerah Bumi Energi (ABE) dan PT Intikarya Bumimegah Energi (IBE), yang keduanya dimiliki oleh Robert Njo (PT Bumimegah Sarana Energi)

25/06/2018 - 14:08
Permasalahan terkait belum dikeluarkannya Ijin Prinsip Perluasan PT Silva Inhutani Lampung

PT Silva Inhutani Lampung bergerak di bidang usaha industri pengasapan, remiling dan karet remah yang berlokasi di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung sesuai Izin Usaha Industri dengan Nomor 1/18/IU/PMDN/2015 tanggal 22 Juli 2015 dari Badang Koordinasi Penanaman Modal.
Sejalan dengan rencana diatas bermaksud akan mengadakan perluasan usaha atau dalam hal ini peningkatan kapasitas produksi maka untuk itu PT SIL mengajukan permohonan Ijin Prinsip Perluasan Modal Dalam Negeri di bidang usaha yang sama per tanggal 8 Februari 2018 yang ditujukan kepada Kepala DPMPTSP Prov. Lampung. Akan tetapi hingga saat ini permohonan yang diajukan belum diproses atau belum selesai prosesnya dengan alasan yang tidak jelas.

25/06/2018 - 13:59
Adanya Gangguan Pelaksanaan Pembangunan PLTM Lintau-1PT Ikhawan Mega Power di Kenagarian Tanjung Bonai Provinsi Sumatera Barat

PT Ikhwan Mega Power (PT IMP) adalah sebagai pengembang PLTM Lintau-1 (2x4,5 MW), dimana proyek tersebut berlokasi di Kecamatan Lintau Buo Utara yang terletak di dua Nagari yaitu Lubuk Jantan dan Nagari Tanjung Bonai Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Status Proyek adalah PMA dengan penyandang dana/investor adalah Gadang Holding Berhad, Kuala Lumpur malaysia.

Semua mesin-mesin (turbin, generator, transformer dan electrical part) sudah berada di site, menunggu pemasangan, lahan yang dibutuhkan sudah dibebaskan dengan cara ganti rugi dan sertifikat sudah diterbitkan oaleh BPN Kabupaten Tanah Datar tanggal 14 Mei 2014. Bagi lahan yang dibutuhkan hanya buat sementara/dalam waktu pembangunan dilakukan dengan perjanjian sewa menyewa. Saat pekerjaan dimulai timbulah gangguan berupa penyetopan-penyetopan, tidak saja pada lahan yang disewa tetapi juga pada yang telah bersertifikat dilokasi Nagari Tanjung Bonai oleh yang bernama Afrizal Anwar dan Yon Putra masyarakat Nagari Tanjung Bonai.

23/04/2018 - 10:20
Permasalahan keberatan pengenaan PPnBM 40% dari PT Ziegler

PT Ziegler Indonesia, berlokasi di Cikarang, merupakan perusahaan karoseri kendaraan khusus, seperti pemadam kebakaran, dan kendaraan lainnya, merupakan PMA dengan asal Negara Germany, Karoseri pemadam untuk material import 20-40 % tergantung spesifikasi kendaraan, dan local content 60-80 %.

Setiap tahun KPP PMA II pada umumnya melakukan pemeriksaan pajak, dan selama ini tidak ada issue PpnBM, akan tetapi pada pemeriksaan tahun 2017, untuk tahun fiskal 2015, dan PT Ziegler dikenakan PpnBM 40% dan issue lainnya, yang menjadi sorotan pemegang saham Germany, yakni issue PPNBM.

23/04/2018 - 09:37
Permasalahan yang disampaikan PT PLN (Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan (184 MW))

PT PLN (Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3 (184 MW)) , terletak di Sumatera Utara
•Proyek pembangunan PLTA Asahan 3 dengan daya 184 MW di Sumatera Utara.

Permasalahan:
Tanah: Kendala tumpang tindih status lahan kawasan hutan dengan penguasaan lahan oleh masyarakat berakibat terkendalanya pembangunan karena harus mengupayakan dasar hukum pelaksanaan pembelian ganti kerugian di dalam kawasan hutan.

Progress:
Saat ini PLN mengupayakan penyelesaian teknis menggunakan Permen ESDM no 33/2016 yang diterbitkan untuk mengatasi permasalahan tsb.

05/04/2018 - 15:01
Permasalahan yang disampaikan PT PLN (Fasilitas Pengelolaan Energi Primer (jetty) di NTT)

PT PLN (Fasilitas Pengelolaan Energi Primer (jetty) di NTT) , terletak di NTT
•Pembangunan fasilitas-fasilitas pengelolaan energy primer (jetty) di beberapa lokasi Provinsi NTT (proyek PLTMG tersebar).

Permasalahan:
Perizinan/Zonasi: Masih belum terbit penetapan rencana zonasi wilayah perairan yang ditunjuk.

Progress:
PT PLN (Persero) aktif berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Kementerian Kelautan utk memasukkan rencana lokasi pembangunan pembangkit yangmemerlukan fasilitas di perairan

05/04/2018 - 14:49
Permasalahan yang disampaikan PT PLN (Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

PT PLN (Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
Pembangunan PLTS di PEP di tahun 2017

Permasalahan:
Perizinan: Masih dalam proses perizinan dengan SKK Migas

progress:
Masih dalam tahap proses dengan SKK Migas

05/04/2018 - 14:40
Permasalahan yang disampaikan PT Pertamina (Depot LPG Arun)

PT Pertamina (Depot LPG Arun), terletak di Sumatera Utara
Pembangunan fasilitas penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran LPG refrigerated di Arun

Permasalahan:
Tanah: Masih terkendala terkait negosisasi sewa dengan DJKN

Progress:
Masih dalam tahap penyelesaian dengan Kementerian Keuangan-DJKN.

05/04/2018 - 14:39
Permasalahan yang disampaikan Pusri (Pipa Gas Grissik-Pusri)

Pusri (Pipa Gas Grissik-Pusri), terletak di Palembang
•Pipa gas tersebut terbentang sepanjang 176 Km dari Grissik Gas Plant ConocoPhilips di Grissik, Kabupaten Musi Banyuasin menuju PT. Pusri, Palembang.
•Proyek dimulai 29 Agustus 2017 target beroperasi 2018.

Permasalahan:
Perijinan: Masih terkendala perizinan terkait pembebasan lahan

Progress:
Masih dalam tahap penyelesaian dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

05/04/2018 - 14:36
Permasalahan yang disampaikan PT ASDP Indonesia Ferry

PT ASDP Indonesia Ferry, terletak di Lampung
•Pembangunan Dermaga VII Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni oleh PT ASDP Indonesia Ferry.
•Total investasi 221 M Rupiah.
•Target selesai 2018.

Permasalahan:
Ijin Keruk dan Reklamasi dari KLH

Progress:
Masih dalam tahap penyelesaian.

05/04/2018 - 14:35

Pages

Subscribe to Front page feed