ESDM

Status IUP Operasi Produksi PT Kutai Surya Mining

PT. Kutai Surya Mining adalah pemegang IUP Eksplorasi Logam Emas yang diterbitkan Bupati Bolaang Mongondow Timur dengan Nomor 120 Tahun 2011 tanggal 23 MEI 2011 dan berlaku sampai dengan tanggal 24 Mei 2016 (5 tahun)

Permohonan Penyelesaian Masalah Perizinan, Rencana Investasi PT Prima Sarana Persada

PT Prima Sarana Persada, bergerak dalam bidang investasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihydro (PLTM), dimana saat ini perusahaan kami sedag merencanakan untuk melakukan investasi PLTA dengan kapasitas 2x 15.000 Kv, (30 MW) yang berlokasi di Desa Kebon Jati, Kecamatan Koto Agung Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan.

Permasalahan yang disampaikan oleh PT Bongka Nova Energi

1. PT. Bongka Nova Energi memprakarsai PLTA Bongka semenjak tahun 2014 dan telah memperoleh izin prinsip dan izin lokasi dari Bupati Tojo Una-Una

Permasalahan yang disampaikan PT PLN (Proyek Listrik Jawa bali crossing)

PT PLN (Proyek Listrik: Jawa Bali Crossing), terletak di Jawa Timur-Bali
•Proyek untuk memadukan listrik antara pulau Jawa dengan pualu Bali.

Permasalahan:
Perizinan/Lokasi: Penetapan Lokasi di Kabupaten Buleleng belum terbit untuk Proyek Jawa Bali Crossing.

Progress:
Saat ini sedang diupayakan ijin di kabupaten Jembrana dan Tabanan serta dukungan Pemda.

Permasalahan yang disampaikan PT PLN (Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan (184 MW))

PT PLN (Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3 (184 MW)) , terletak di Sumatera Utara
•Proyek pembangunan PLTA Asahan 3 dengan daya 184 MW di Sumatera Utara.

Permasalahan:
Tanah: Kendala tumpang tindih status lahan kawasan hutan dengan penguasaan lahan oleh masyarakat berakibat terkendalanya pembangunan karena harus mengupayakan dasar hukum pelaksanaan pembelian ganti kerugian di dalam kawasan hutan.

Progress:
Saat ini PLN mengupayakan penyelesaian teknis menggunakan Permen ESDM no 33/2016 yang diterbitkan untuk mengatasi permasalahan tsb.

Permasalahan yang disampaikan PT PLN (Fasilitas Pengelolaan Energi Primer (jetty) di NTT)

PT PLN (Fasilitas Pengelolaan Energi Primer (jetty) di NTT) , terletak di NTT
•Pembangunan fasilitas-fasilitas pengelolaan energy primer (jetty) di beberapa lokasi Provinsi NTT (proyek PLTMG tersebar).

Permasalahan:
Perizinan/Zonasi: Masih belum terbit penetapan rencana zonasi wilayah perairan yang ditunjuk.

Progress:
PT PLN (Persero) aktif berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Kementerian Kelautan utk memasukkan rencana lokasi pembangunan pembangkit yangmemerlukan fasilitas di perairan

Permasalahan yang disampaikan PT PLN (Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

PT PLN (Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
Pembangunan PLTS di PEP di tahun 2017

Permasalahan:
Perizinan: Masih dalam proses perizinan dengan SKK Migas

progress:
Masih dalam tahap proses dengan SKK Migas

Permasalahan yang disampaikan PT Pertamina (Depot LPG Arun)

PT Pertamina (Depot LPG Arun), terletak di Sumatera Utara
Pembangunan fasilitas penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran LPG refrigerated di Arun

Permasalahan:
Tanah: Masih terkendala terkait negosisasi sewa dengan DJKN

Progress:
Masih dalam tahap penyelesaian dengan Kementerian Keuangan-DJKN.

Permasalahan yang disampaikan PT Pertamina (Pengembangan Lapangan Geothermal Sungai Penuh 55 MW)

PT Pertamina (Pengembangan Lapangan Geothermal Sungai Penuh 55MW) , terletak di Jambi
Proyek ini memiliki potensi kapasitas sebesar 200 MW. Melihat potensi yang cukup besar tersebut, maka Perusahaan berencana akan membangun dua unit PLTP dengan total kapasitas 2x55 MW. Status saat ini sudah melakukan pemboran dan uji produksi. Kedua unit i

Permasalahan:
•Perijinan: Masih terkendala mendapatkan Izin Pinjam hutan lindung

Progress:
Masih dalam tahap penyelesaian di Kementerian Lingkungan Hidup

Permasalahan yang disampaikan PT Pertamina (Pengembangan Lapangan Geothermal Hulais 1&2 2x55MW)

PT Pertamina (Pengembangan Lapangan Geothermal Hulais 1&2 2x55MW) , terletak di Bengkulu
Proyek ini memiliki potensi kapasitas sebesar 300 MW. Status proyek saat ini dalam tahap penyelesaian infrastruktur pemboran dan uji produksi. Target perusahaan membangun dua unit PLTP dengan kapasitas 2x55MW yang direncanakan mulai beroperasi tahun 2018.

Permasalahan:
•Perijinan: Masih terkendala mendapatkan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH)

Progress:
•Masih dalam tahap penyelesaian di Kementerian Lingkungan Hidup

Pages

Subscribe to ESDM