Baru

Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Projek Merakes oleh Eni Indonesia Ltd

IISIA (The Indonesian Iron & Steel Industry Association) mengadukan Project Development Plan untuk Merakes Offshore Area yang dikelola oleh Eni Indonesia Ltd selaku pemilik pekerjaan. Hal yang diadukan adalah penggunaan pipa baja dalam proyek tersebut menggunakan spesifikasi dan ukuran yang tidak dapat diproduksi dalam negeri. Menurut mereka hal ini akan berdampak dengan tidak mungkinnya Pabrikan Baja dalam Negeri untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut, sementara utilisasi kapasitas mesin produksi mereka sebenarnya masih di bawah optimal.

Permasalahan Pembebasan Tanah Milik Anggota Konsorsium PT Trans Heksa Karawang yang Terkena Proyek KCIC

Konsorsium PT Trans Heksa Karawang melaporkan proses ganti rugi tanah milik anggota konsorsium yang terkena pembangunan proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung. Nilai ganti kerugian yang diukur oleh KJPP MPBRU menurut Konsorsium THK tidak wajar dan tidak memenuhi asas keadilan, karena KJPP MBPRU hanya menilai Tanah OPT, sedangkan kerugian non fisik hanya dinilai pada biaya transaksi dan kompensasi masa tunggu saja.

Laporan Tingkat Emisi Freeport

Exhaust Control Industries, sebuah perusahaan penyedia komponen filtrasi untuk menurunkan tingkat emisi, melaporkan tingkat emisi PT Freeport yang melewati batas :

Status IUP Operasi Produksi PT Kutai Surya Mining

PT. Kutai Surya Mining adalah pemegang IUP Eksplorasi Logam Emas yang diterbitkan Bupati Bolaang Mongondow Timur dengan Nomor 120 Tahun 2011 tanggal 23 MEI 2011 dan berlaku sampai dengan tanggal 24 Mei 2016 (5 tahun)

Laporan Permasalahan Ekonomi dan Hukum PT Tiga Pilar Sejahtera

PT.Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) merupakan perusahaan terbuka di industri pengolahan makanan dan beras dengan 5.000 karyawan dan 16.000 pemegang saham. AISA memiliki prospek usaha yang baik sepanjang transparan, profesional, tidak terlibat dalam transaksi conflict of interest yang merugikan finansial, operasional, reputasi AISA. Hutang-hutang dimiliki AISA dapat direstrukturasi dengan baik jika semua tagihan dapat dibayar.

Laporan Penolakan Penanaman Kelapa Sawit oleh Warga Kabupaten Bolaang Mongondow

1. Lokasi lahan ini berada di Kabupaten Bolaang Mongondow Induk, tepatnya di dua kecamatan yaitu kecamatan Lolak dan Kecamatan Sangtombolang Maelang
2. Lahan tersebut adalah lahan ex- Perkebunan Kelapa yg sejak tahun 1954 sampai sekarang dikelola oleh Pemda dengan cara memberikan HGU kepada Perusahaan Swasta.
3. Sebelumnya maupun selama ini masyarakat sudah memanfaatkan lahan tersebut untuk kepentingan kegiatan pertanian.

Permasalahan Persetujuan Izin Impor Limbah Non B3 PT Indochin Thermo Plastic

Terdapat perubahan pengurusan perizinan persetujuan impor limbah non B3 sehingga pengurusan izin impor limbah B3 PT Indochin Thermo Plastic hingga saat ini belum terbit

Permohonan Kepastian Hukum Terhadap Surat Keterangan Lunas sekaitan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)

Eks pemegang saham Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) telah membuat Perjanjian Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham (PKPS) dengan Pemerintah Indonesia, dalam bentuk Master Settlement and Acquisition Agreement (MSAA) dan eks pemegang saham BDNI sudah menerima Surat Keterangan Lunas (SKL) dari Ketua BPPN. Namun sampai saat ini, permasalahan tersebut tidak kunjung selesai dan masih terus dipermasalahkan oleh aparat penegak hukum sehingga muncul kekhawatiran bagi investor untuk melakukan investasi di Indonesia karena tidak adanya kepastian hukum dan usaha.

Laporan gugatan BluTether Ltd terhadap PT. MNC Sky Vision.

BluTether Ltd melaporkan permasalahan terkait pelanggaran terhadap Sales and Purchase Agreement (SPA) yang dilakukan ole PT. MNC Sky Vision Tbk (MSky). Berikut ringkasan kronologis:

1. Pada 23 September 2014, BluTether dan MSky menandatangani SPA, dan sepakat untuk menggunakan Singapore International Arbitration Centre (SIAC) sebagai dasar hukum apabila dikemudian hari terdapat sengketa. Sehingga pengadilan Indonesia tidak memiliki wewenang untuk memberikan putusan hukum.

Perlindungan dan Kepastian Hukum dalam berusaha PT Muara Jambi Sawit Lestari

Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (pabrik PKS) didirikan diatas lahan Sporadik yang dibeli berdasarkan akta jual beli yang sah seluas 15,6 ha pada tahun 2014 yang terdiri atas lahan seluas 4 ha dari Sdr. Setianus Zebua, seluas 3,7 ha dari Sdr Tarmizi, dan 7,9 ha dari Sdr Yon Adlis dan transaksi jual beli tsb dilakukan berdasarkan surat Kepala Desa Lagan Ulu.

Pages

Subscribe to Baru