ESDM

Permasalahan PT. Alabama Energy terkait Perizinan SIPPA untuk Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro

Dalam Permen PUPR No. 50/PRT/M/2015 tentang Izin Penggunaan Sumber Daya Air mencantumkan bahwa Izin tersebut mempersyaratkan Rekomendasi Teknis dari Balai Wilayah Sungai
PT. Alabama Energy pengelola PLTM Anggoci, Desa Mungkur, Tarabintang , Humbahas Sumut melaksanakan pengurusan Rekomendasi Teknis dari Balai Wilayah Sungai Sumatera I di Banda Aceh sejak November 2018 namun belum turun
PLTM Anggoci Sumut sudah hampir selesai dan akan masuk tahap COD namun terhalang Izin SIPPA

Laporan keluhan mengenai tingkat mutu pelayanan listrik PLN tahun 2019 yang dilaporkan oleh PT Indo Kordsa Tbk.

PT. Indo Kordsa Tbk ijin menyampaikan keluhan dan masukan terkait persoalan keandalan PLN dalam menyediakan Listrik untuk kebutuhan perseroan dan Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) PLN khususnya TMP pada UP3 Gunung Puteri (lokasi industri Perseroan) sesuai dengan keputusan Dirjen Ketenagalistrikan No. 201K/20/DJL.3/2019 tentang Besaran Tingkat Mutu Pelayanan PT PLN Tahun 2019.

Permasalahan Progress Tendering untuk “The EOR Pre-Feasibility Study at Offshore Rama Oilfield”

1. Pemilihan Langsung (Direct Selection) proses di PHE-OSES:
- Lima (5) perusahaan konsultan berpartisipasi dan dievaluasi berdasarkan manfaat teknis dan komersial utk PHE OSES.
- PHE OSES melakukan evaluasi dengan memakai “Grading System” dengan melihat bbr kriteria sbb (i) Kemampuan Teknis; (ii) Rekam Jejak; dan (iii) Harga.
2. Proses Competitive Tendering No.#1 di PHE-OSES:
- PHE melakukan proses tender di awal bulan Agustus 2019, dengan melibatkan Tiga (3) perusahaan consultant di bidang EOR.

Permasalahan PT. Gorontalo Listrik Perdana dalam proyek Sulbagut-1

1. PT. GLP telah menandatangani PJBL dengan PLN untuk membangun pembangkit dan memasok listrik ke PLN dengan kapasitas 2x50 MW yang di Provinsi Gorontalo (Proyek Sulbagut-1)
2. Saat ini proyek dalam tahap Konstruksi dan dijadwalkan untuk mencapai tahap operasi komersial di tanggal 14 Juli 2020 sesuai dengan ketentuan PPA.
3. Kontraktor proyek ini adalah Shanghai Electric Power Construction Co., Ltd. (SEPC) yang bekerjasama dan membentuk Joint Operation dengan PT. Bagus Karya. SPEC ditunjuk sebagai pemimpin dari J oint Operation tersebut.

Permasalahan PT. QMB New Energy Material dan PT. Huayue Nickel Cobalt terkait permasalahan perizinan penempatan tailing bawah laut (Deep Sea Tailing Placement) untuk Pabrik Proyek Hidrometalurgi Nikel-Kobalt di Morowali, Sulawesi Tengah

PT. Huayue Nickel Cobalt adalah PMA yang dibentuk melaksanakan pembangunan dan pengoperasian pabrik High Pressure Acid Leaching (HPAL) nikel dan kobalt berkapasitas 60.000 ton metal nikel dan 7.800 ton konbalt metal kimia yang akan dibangun dalam KI PT. Indonesian Morowali Industrial Park (IMIP). Nilai investasi adalah US$ 1.280.730.000. Proses HPAL akan menghasilkan residu lumpur (tailing slurry) sebesar 19,66 juta m3 per tahun (6,38 juta ton per tahun) dalam bentuk solid yang harus dikelolal oleh perusahaan selama beroperasinya pabrik.

Permasalahan PT. Geo Dipa Energi (Persero) terkait pengembangan infrastruktur kelistrikan

PT. Geo Dipa Energi (GDE) telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng Unit 1 dan PLTP Patuha Unit 1.
Permasalahan hukum antara PT. GDE dengan PT. Bumigas Energi bermula dari pembatalan kontrak oleh PT. GDE karena PT. Bumigas wanprestrasi padahal PT. GDE dan Bumigas sudah menandatangani kontrak untuk Dieng dan Patuha Gheotermal Project Development senilai USD 488,9 juta.

Permasalahan PT. Auroris Oil and Gas tentang kepastian berusaha

PT Auroris Indonesia melakukan MoU dengan PT Pertamina EP pada 15 November 2017 namun sampai saat ini kontrak pekerjaan belum terealisasi sehingga PT Auroris Indonesia belum dapat melaksanakan aktivitas

PT Auroris Indonesia telah memperoleh Izin Prinsip dari BKPM, SKUP dari Dirjen Migas kementerian ESDM, SIUP dari Kemendag sehingga PT Auroris Indonesia sudah memenuhi persyaratan perizinan yang diperlukan untuk melaksanakan kontrak

Status IUP Operasi Produksi PT Kutai Surya Mining

PT. Kutai Surya Mining adalah pemegang IUP Eksplorasi Logam Emas yang diterbitkan Bupati Bolaang Mongondow Timur dengan Nomor 120 Tahun 2011 tanggal 23 MEI 2011 dan berlaku sampai dengan tanggal 24 Mei 2016 (5 tahun)

Permohonan Penyelesaian Masalah Perizinan, Rencana Investasi PT Prima Sarana Persada

PT Prima Sarana Persada, bergerak dalam bidang investasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihydro (PLTM), dimana saat ini perusahaan kami sedag merencanakan untuk melakukan investasi PLTA dengan kapasitas 2x 15.000 Kv, (30 MW) yang berlokasi di Desa Kebon Jati, Kecamatan Koto Agung Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan.

Pages

Subscribe to ESDM