ESDM

Permasalahan yang disampaikan Pusri (Pipa Gas Grissik-Pusri)

Pusri (Pipa Gas Grissik-Pusri), terletak di Palembang
•Pipa gas tersebut terbentang sepanjang 176 Km dari Grissik Gas Plant ConocoPhilips di Grissik, Kabupaten Musi Banyuasin menuju PT. Pusri, Palembang.
•Proyek dimulai 29 Agustus 2017 target beroperasi 2018.

Permasalahan:
Perijinan: Masih terkendala perizinan terkait pembebasan lahan

Progress:
Masih dalam tahap penyelesaian dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Permasalahan yang disampaikan PT Pertamina (Pengembangan Lapangan Geothermal Sungai Penuh 55 MW)

PT Pertamina (Pengembangan Lapangan Geothermal Sungai Penuh 55MW) , terletak di Jambi
Proyek ini memiliki potensi kapasitas sebesar 200 MW. Melihat potensi yang cukup besar tersebut, maka Perusahaan berencana akan membangun dua unit PLTP dengan total kapasitas 2x55 MW. Status saat ini sudah melakukan pemboran dan uji produksi. Kedua unit i

Permasalahan:
•Perijinan: Masih terkendala mendapatkan Izin Pinjam hutan lindung

Progress:
Masih dalam tahap penyelesaian di Kementerian Lingkungan Hidup

Permasalahan yang disampaikan PT Pertamina (Pengembangan Lapangan Geothermal Hululais 1&2 2x55MW)

PT Pertamina (Pengembangan Lapangan Geothermal Hulais 1&2 2x55MW) , terletak di Bengkulu
Proyek ini memiliki potensi kapasitas sebesar 300 MW. Status proyek saat ini dalam tahap penyelesaian infrastruktur pemboran dan uji produksi. Target perusahaan membangun dua unit PLTP dengan kapasitas 2x55MW yang direncanakan mulai beroperasi tahun 2018.

Permasalahan:
•Perijinan: Masih terkendala mendapatkan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH)

Progress:
•Masih dalam tahap penyelesaian di Kementerian Lingkungan Hidup

Permasalahan yang disampaikan PT PLN (Terminal untuk kepentingan sendiri Teluk Sirih)

Pengembangan Terminal Kepentingan Teluk Sirih di Sumatera Barat

Permasalahan:
Perizinan Kemenhub

Progres Penyelesaian:
Masih dalam proses di Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan

Permasalahan yang disampaikan PT PLN (Terminal Khusus PLTU Parit Baru Site Bengkayang)

Pengembangan Terminal Khusus PLTU Parit Baru Site Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat

Permasalahan:
Perizinan Kemenhub

Progres Penyelesaian:
Masih dalam proses di Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan

Permasalahan yang disampaikan PT PLN (Terminal Khusus PLTU Sulawesi Tenggara Kendari)

Pengembangan Terminal Khusus PLTU Sulawesi Tenggara Kendari

Permasalahan:
Perizinan dari Kemenhub

Progres Penyelesaian:
Masih dalam proses di Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan

Permasalahan yang disampaikan PT Pertamina (terinal LPG Reff Jawa Barat)

Pembangunan sarana penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran LPG Refrigerated di Jabar

Permasalahan:
Perijinan: Masih terdapat kendala perijinan lain yang masih dalam pelaksanaan: HPL (Hak Pengelolaan Lahan) dan perizinan pengembangan fasilitas dermaga TUKS Migas Terminal LPG Tg Sekong.

Permasalahan yang disampaikan PT PLN (Proyek Pengembangan Tangguh Train 3)

Proyek Tangguh LNG Train 3 adalah proyek pengembangan Tangguh LNG yang akan terintegrasi dengan Train 1 dan 2. Train 3 akan memiliki kapasitas untuk LNG sebesar 3,8 juta ton per tahun.
Plan of Development (POD) Train 3 telah diberikan SKK Migas pada 29 November 2012.
Izin Lingkungan telah diterbitkan pada Juli 2014

Permasalahan:
1. Masyarakat adat menuntut kompensasi finansial atas pengeboran sumur.
2. BUMD niaga gas yang akan berperan sebagai distributor gas dari Kilang LNG Tangguh ke pembangkit-pembangkit di Indonesia Timur belum didirikan

Permasalahan yang disampaikan PT Pertamina Cilacap (Proyek Kilang RDMP Cilacap)

Proyek pembangunan kilang eksisting ini akan meningkatkan kapasitas dari 348 kbpd dengan kualitas Euro II menjadi 400 kbpd dengan kualitas Euro V.
PT Pertamina membentuk JV Company dengan Saudi Aramco untuk mengelola proyek ini.

Permasalahan:
1. Pemanfaatan lahan TNI belum mendapatkan persetujuan.
2. Nilai aset inbreng belum disepakati dan persetujuan untuk inbreng aset belum diperoleh.

Permasalahan yang disampaikan PT Pertamina Tuban (Proyek Kilang Tuban)

Proyek pembangunan kilang baru ini akan menghasilkan 300 kbpd BBM dengan kualitas Euro V
Permasalahan:
Mitra strategis (Rosneft) menghendaki tidak adanya komponen Pembagian Keuntungan dalam Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) lahan KLHK.
Progres:
Pendirian JV Company dengan Rosneft, ditargetkan pertengahan 2017. Pertamina sedang melakukan negosiasi terhadap perjanjian KSP yang diusulkan oleh KLHK dan DJKN.

Pages

Subscribe to ESDM